|
Seringkali pada saat kita ganti tabung gas dan
memasang regulator, terdengar suara mendesis (ngeses) pada sekitar
regulator disertai bau gas.
Hati - hati!. Itu adalah tanda gas LPG yang
bocor.
Bagi anda yang memahami kasus ini, tidak
masalah. Tapi, bagi yang awam, seringkali indikator ini
diabaikan dan akhirnya dapat menyebabkan ledakan gas LPG /
kebakaran. Atau jika tidak sampai terjadi hal yang tidak
diinginkan, satu kerugian yang pasti dialami adalah gas LPG menjadi
cepat habis / boros.
Gas "ngeses" / bocor sebenarnya mudah
diatasi,
permasalahannya...
-
Seringkali kita tidak punya persediaan karet seal
tabung yang baru
-
Repot dalam mengganti karet seal tabung
-
Seringkali sudah ganti karet seal tabung baru tapi tabung
tetap "ngeses" / bocor
Jengkel bukan jika kita mengalami keadaan seperti
itu?...
Tidak perlu panik!. Dengan mengetahui dari mana
gas LPG biasanya bocor keluar, kita bisa mengambil tindakan yang tepat.
Mengapa tabung gas bisa "ngeses" / bocor?...
Ada satu komponen penting dalam tabung gas yang
disebut karet seal tabung, yang terletak di dalam mulut (knop)
tabung gas. Karet seal inilah satu - satunya penahan kebocoran gas
yang bersumber langsung dari tabung gas.

Sayangnya, karet seal tabung hampir tidak pernah
diganti dengan yang baru oleh petugas depot isi ulang gas. Di
samping itu, karet seal tabung yang baru juga tidak menjamin gas LPG
bebas bocor pada saat regulator dipasang.
Beberapa sebabnya adalah sbb :
-
Banyak beredar karet seal tabung palsu yang
terbuat dari campuran karet dan plastik, yang cepat kaku / rusak
jika terkena gas LPG.
-
Akibat pengadaan massal dan diproduksi oleh
banyak produsen, tabung gas khususnya tabung gas 3 Kg ada perbedaan
dalam ketebalan mulut (knop) tabung. Seringkali karet seal yang
bagus bocor pada tabung A tapi bisa rapat pada tabung B.
Berikut adalah keluhan tentang karet seal tabung
yang saya ambil dari sebuah blog.
|
MOHON PERTAMINA PEDULI
- KARET SEAL TABUNG LPG SERING BOCOR
Era sekarang ini kita dituntut untuk memanfaatkan energi
(minyak dan gas) se-efisien mungkin karena sumbernya yang
semakin menipis. Tapi faktanya setiap membeli LPG selalu
bocor dari karet seal-nya karena seal tersebut sudah
bekas pakai.
Kalau kebocoran hanya satu tabung memang tidaklah
berarti, akan tetapi jika semua tabung yang digunakan di
kota Medan mengalami hal serupa berapa banyak gas
terbuang sia-sia? Dan gas yang terbuang ke atmosfer ini
juga akan membahayakan kehidupan makhluk hidup karena
berkontribusinya terhadap peningkatan efek rumah kaca
atau pemanasan global.
Apabila kita amati karet seal mudah kaku terhadap
hidrokarbon sehingga untuk pemakaian berikutnya karet
sudah tidak lagi menjepit yang mengakibatkan kebocoran.
Boleh juga karena kualitas bahan karet yang kurang baik,
setelah dipakai sekali menjadi tidak lagi elastis yang
seharusnya menjepit terhadap bodi jarum regulator gas.
Jika sudah demikian maka kita
pasti kembali mencari karet seal (minta pada penjual
gasnya). Ternyata si penjual ada
menyimpan karet yang baru. Dari mana mereka peroleh
kalau bukan dari pihak Pertamina, jadi kenapa tidak
sekalian diganti di depot pengisian?.
Menurut saya harga karet tidaklah mahal, tetapi
bagaimana sebenarnya prosedur pengisiannya kembali?
Kemudian, semestinyalah hal ini disadari bahwa LPG bocor dapat mengakibatkan kebakaran dan
ledakan sebab tidak semua lapisan masyarakat pemakai LPG
paham secara teknis dan faktor keamanan.
Jadi mohonlah kepada pihak terkait yang berwenang untuk
tanggap dalam hal ini supaya efisiensi penggunaan
energi terjamin, juga tidak bertambah kondisi pemanasan
global akibat dari hidrokarbon yang semakin menumpuk di
atmosfer dan tidak kalah penting rakyat janganlah selalu
dirugikan. Mohon Pertamina peduli. |
|
Adalah percuma Anda memiliki Regulator, Selang,
dan Kompor yang berharga jutaan Rupiah dengan segala fasilitas
keamanannya jika kebocoran disebabkan oleh karet seal tabung yang
sobek / rusak / kaku (99% kebocoran berasal dari sini). Hal ini karena gas
LPG yang bocor tidak keluar melalui saluran regulator, selang, atau kompor,
tapi melalui sambungan / celah antara regulator dan mulut (knop) atas tabung
gas.
Celah antara bagian dalam mulut
regulator dan bagian atas knop (mulut) tabung gas inilah SATU -
SATUNYA titik dalam instalasi kompor gas yang tidak ada pengamannya
jika kebocoran disebabkan oleh karet seal tabung yang rusak.
Sekarang banyak beredar catok atau klem regulator
seperti gambar di bawah ini dengan harga cukup mahal.

Pertanyaannya, apakah catok atau klem regulator
akan mencegah kebocoran gas?...
Dari penjelasan saya tentang "celah tanpa
pengaman" di atas, saya yakin Anda dapat menjawab sendiri pertanyaan
ini. Dari fungsi catok regulator itu sendiri juga sudah jelas bahwa
catok tersebut berguna untuk "menekan dan memegang" regulator agar
tidak goyang.
Memang penekanan terhadap regulator akan
mengakibatkan tekanan regulator pada karet seal tabung menjadi lebih
kuat. Tapi penekanan berlebihan pada karet seal tabung justru dapat
berakibat fatal, yaitu menyebabkan karet seal tabung menjadi sobek /
pecah. Apakah catok regulator akan menahan kebocoran gas yang
terjadi?...
Sekali lagi dari penjelasan saya tentang "celah
tanpa pengaman", saya yakin Anda juga dapat menjawab sendiri
pertanyaan ini.
Lalu, bagaimana solusi terbaik mengatasi masalah
"ngeses" / bocor gas LPG?...
Solusi terbaik adalah dengan menutup /
meng-isolasi celah
antara regulator dan mulut atas tabung gas.
Bagaimana caranya?...
Gunakan karet seal yang dirancang dengan bahan,
ketebalan dan bentuk khusus seperti gambar di bawah ini.

Pasang karet seal pada bagian dalam mulut
regulator

Pada saat regulator dipasang dan terkunci pada
tabung gas, maka karet seal regulator akan menutup celah
antara regulator dan tabung gas. Dengan demikian jika karet seal
tabung sobek / rusak / bocor maka kebocoran tersebut akan ditahan oleh karet
seal regulator ini sehingga gas tidak keluar.
Adanya karet seal regulator ini juga akan membuat
kedudukan regulator menjadi kuat dan mantap (tidak goyang) sehingga
tidak perlu di-klem lagi. Dan satu lagi, karet seal regulator tidak
perlu ganti baru setiap kali ganti tabung gas. Sekali pasang, karet
seal regulator bisa digunakan sampai bertahun - tahun.
Hasil uji coba yang saya lakukan :
-
Saya gunakan karet seal tabung rusak. Regulator
saya pasang tanpa karet seal regulator. Hasilnya : Ngeses / Bocor
-
Regulator saya pasangi karet seal regulator.
Hasil : Kebocoran hilang
-
Yang paling ekstrem (tidak saya sarankan untuk
pemakaian sesungguhnya), saya pasang karet seal regulator tapi saya
lepas karet seal tabung. Hasil : Tidak bocor!
Kesimpulan : Meskipun solusi sederhana dan
murah, karet seal regulator efektif mencegah kebocoran gas langsung pada
sumbernya. Pemasangan karet seal regulator akan meminimalkan musibah
yang disebabkan oleh kebocoran gas LPG akibat kecerobohan manusia
(human error).
Mohon maaf saya sudah tidak
melayani order produk SEAL REGULATOR
Salam
|
 |
BUDI SUBYAKTO, ST
Jl. Subali Raya No.84 Semarang
Jawa Tengah - Indonesia
|
Email |
: budisubyakto@yahoo.co.id |
|
Telp |
: (024) 7621946 |
|
Hp |
: 081325619530 |
|
Portal
Bisnis :
www.saranaguna.com |
|

|